Dukung Pendidikan, Pemda PPU Salurankan 6.367 KPC Kepada Siswa di Benua Taka
PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menyalurkan Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tahun 2025 kepada 6.367 penerima manfaat.
Penyaluran perdana dilaksanakan di Kantor Bank Kaltimtara Cabang Penajam dan menyasar siswa kelas 1 SD serta kelas 1 SMP sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata.
Pimpinan Cabang Bankaltimtara Penajam, Agus Setiawan, mengatakan bahwa KPC merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, bantuan pendidikan disalurkan secara non tunai langsung ke rekening masing-masing siswa penerima manfaat.
“Program ini bukan hanya membantu kebutuhan pendidikan anak-anak, tetapi juga mendukung gerakan transaksi non tunai. Dana langsung masuk ke rekening penerima sehingga lebih aman, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Agus, Senin (15/12/2025).
Untuk tahap awal, khusus Kecamatan Penajam, sebanyak 641 kartu KPC telah disalurkan langsung kepada penerima di Kantor Bank Kaltimtara Cabang Penajam. Sementara itu, penyaluran di kecamatan lainnya akan dijadwalkan melalui sekolah-sekolah atau dikoordinasikan bersama Dinas Pendidikan, dengan target rampung dalam minggu yang sama.
“Di Kecamatan Penajam, penyaluran dilakukan langsung di kantor bank. Untuk kecamatan lain, bisa melalui sekolah atau mekanisme yang diatur bersama Dinas Pendidikan. Kami optimistis minggu ini seluruh penyaluran dapat diselesaikan,” jelasnya.
Di Kecamatan Penajam sendiri terdapat 1.196 siswa dari 23 sekolah yang menjadi penerima KPC, terdiri atas 14 SD dan 9 SMP. Penyaluran tabungan dilakukan secara bertahap, yakni 571 tabungan disalurkan pada hari ini dan 625 tabungan lainnya dijadwalkan pada Selasa (16/12/2025).
Secara keseluruhan, jumlah penerima KPC tahun 2025 mencapai 6.367 siswa. Saat ini program masih difokuskan pada siswa kelas 1 SD dan kelas 1 SMP sebagai bentuk penyesuaian terhadap kemampuan anggaran daerah.
Agus menambahkan, Program Kartu Penajam Cerdas telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sehingga direncanakan berjalan selama lima tahun di bawah kepemimpinan Bupati PPU Mudyat Noor. Bantuan KPC akan dicairkan setiap tahun bersamaan dengan penerimaan siswa baru, dengan dana langsung ditransfer ke rekening penerima.
“Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp600 ribu. Selama proses penyaluran, secara umum tidak ada kendala berarti, meski secara administratif sempat terjadi sedikit keterlambatan karena banyaknya jumlah penerima,” pungkasnya.
Melalui Program KPC, Pemerintah Kabupaten PPU berharap dapat meringankan beban orang tua siswa sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sejak dini di Benuo Taka.(Humas6).