Peresmian Ekowisata Mangrove Kampung Baru: Mas Pj. Bupati PPU Dorong Ekowisata Berbasis Konservasi

Pemerintahan 17 Dec 2024
Peresmian Ekowisata Mangrove Kampung Baru: Mas Pj. Bupati PPU Dorong Ekowisata Berbasis Konservasi

PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara, M. Zainal Arifin, meresmikan Revitalisasi Ekowisata Mangrove Kampung Baru di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam pada Sabtu (14/12/2024). Revitalisasi kawasan ini diharapkan dapat menjadi destinasi ekowisata yang edukatif sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Acara ini turut dihadiri oleh Pj. Ketua TP-PKK Provinsi Kaltim, dr. Yulia Zubir, M. Epid, Unsur Forkopimda PPU, Sekda PPU, Asisten Administrasi Umum, Unsur Pimpinan Satker Perangkat Daerah dan Pejabat di lingkungan Pemda PPU, Ketua TP-PKK PPU, Pimpinan BPD Kaltimtara Cabang Penajam, Camat Penajam, para lurah/kepala desa, serta Ketua TP-PKK Kelurahan dan Desa se-Kecamatan Penajam.

Dalam sambutannya, Zainal Arifin menekankan pentingnya peran ekosistem mangrove dalam menyerap karbon dan mengurangi emisi. “Mangrove memiliki kapasitas menyerap karbon 5 hingga 10 kali lebih besar dibandingkan tanaman biasa. Kandungan karbon yang tersimpan dalam ekosistem ini sangat signifikan untuk mitigasi perubahan iklim,” jelasnya.   

Acara ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung program rehabilitasi mangrove nasional yang dicanangkan pada era Presiden Jokowi. Kabupaten Penajam Paser Utara kini menjadi salah satu wilayah prioritas untuk pengembangan mangrove sebagai pusat penelitian dan wisata edukasi.  

Wisata Mangrove Kampung Baru dirancang tidak hanya sebagai destinasi rekreasi tetapi juga sebagai pusat edukasi bagi masyarakat dan pelajar. Di kawasan ini, pengunjung dapat belajar mengenai manfaat mangrove, seperti habitat bagi satwa liar, termasuk bekantan yang merupakan primata endemik Kalimantan.  

“Bukan hanya destinasi wisata biasa, Mangrove Kampung Baru ini juga menjadi pusat edukasi. Kita berharap wisatawan dapat memahami betapa pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim,” tambah Mas Pj. Bupati PPU, Zainal.  

Kawasan ini juga berpotensi menjadi pusat budidaya kepiting bakau dan ikan, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) telah berdiskusi untuk mengintegrasikan aspek konservasi dengan nilai ekonomi.  

Mas Pj. Bupati PPU, Zainal Arifin, mengajak masyarakat dan semua pihak untuk mendukung pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan mangrove sebagai aset berharga. “Dengan adanya wisata ini, kita tidak hanya menjaga alam tetapi juga menciptakan peluang ekonomi dan menarik wisatawan domestik maupun internasional,” ujarnya.  

Ia berharap Wisata Mangrove Kampung Baru dapat menjadi contoh sukses pengembangan ekowisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Penajam Paser Utara. “Semoga kawasan ini membawa keberkahan dan manfaat besar bagi masyarakat kita semua,” tutupnya.  (hms4)




Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.