Bupati Penajam Paser Utara Lantik Pengurus BAMAG Periode 2024–2028 Penajam — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, secara resmi melantik Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten PPU periode 2024–2028 yang dilaksanakan di aula lanta
Kabupaten PPU adalah daerah yang majemuk, keberagaman suku budaya dan agama merupakan keberagaman yang harus dijaga bersama, oleh karena itu, BAMAG diharapkan mampu menjadi garda terdepan dan perekat dalam kerukunan antar umat beragama sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan adil.
BAMAG memiliki peran penting sebagai wadah persatuan komunikasi dan pelayanan umat kristiani di Kabupaten PPU, keberadaan BAMAG diharapkan dapat memperkokoh nilai - nilai kebersamaan, toleransi serta semangat gotong royong dalam kehidyupan bermasyarakat.
Pelantikan ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten PPU untuk terus memperkuat kerukunan antar umat beragama serta mendukung peran BAMAG sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan kerjasama antar gereja di wilayah PPU.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan selamat kepada pengurus BAMAG yang baru dilantik dan memberikan semangat untuk mengemban tugas sebagai pengurus badan musyawarah antar gereja.
“Kepada pengurus yang baru saja dilantik, atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara saya mengucapkan selamat bertugas sebagai pengurus BAMAG Kabupaten PPU periode 2024 – 2028, tugas dan tanggungjawab ini tentu tidak ringan, namun dengan semangat kolaborasi dan niat yang tulus diharapkan mampu meraih apa yang menjadi visi dan misi BAMAG di Kabupaten PPU yang tercinta”, ucap Mudyat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara, Drs. H. Muhammad Syahril, MH dalam sambutannya juga mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus BAMAG periode 2024 – 2028.
“Alhamdulillah pagi ini yang paling utama ialah ucapan selamat, kepada pengurus, baik unsur dari dewan penasehat atau dewan pertimbangan maupun dalam pelaksana” ucap Muhammad Syahril.
Lebih lanjut Kepala Kemenag PPU mengungkapkan bahwa dengan pelantikan BAMAG merupakan sebuah semangat dan harmonisasi terhadap kerukunan antar pemeluk agama, sehingga menciptakan sebuah kondusifitas bagi pembangunan daerah Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Dengan adanya pelantikan BAMAG ini menambah semangat kita semua untuk menjadi pioneer, menjadi selalu terdepan dalam rangka menjaga kerukunan di wilayah Kabupaten PPU, jika kerukunan terjaga, hubungan harmonisasi terhadap agama terjaga, insya allah kita tetap kuat, dan Insya Allah pak bupati beserta pak wakil bupati, pemerintah daerah aman untuk melanjutkan pembangunan”, lanjut Muhammad Syahrir.
Hadir dalam pelantikan tersebut yaitu Bupati PPU (Mudyat Noor), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara (Muhammad Syahril), Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Agus Dahlan), Pengurus Terpilih BAMAG 2024-2028, dan Pendeta se-Kabupaten Penajam Paser Utara.
(Hms19)