PPU Peringati Hari Ibu ke-97, Wabup Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Hormati Peran Ibu
Penajam — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bekerja sama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) menyelenggarakan Peringatan Hari Ibu ke-97 dengan tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, Perempuan Giat Ekonomi Kuat”, di Aula Lantai 1 Kantor Bupati PPU, Rabu (10/12/25). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, terutama ketika Wakil Bupati Abdul Waris Muin tidak mampu menahan air mata saat menyampaikan penghormatannya kepada para ibu.

Ketua Panitia, sekaligus Kepala Dinas P3AP2KB Choirur Rozikin, dalam laporannya menegaskan bahwa Peringatan Hari Ibu bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat peran perempuan dalam segala aspek kehidupan.
“Kami harapkan penyampaian dari narasumber nanti disimak dengan baik, terutama terkait pola asuh Gen Z. Ini berkaitan langsung dengan bagaimana kita mengasuh anak cucu kita, khususnya untuk pengendalian stunting,” ujarnya.
Choirur menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka ruang yang seluas-luasnya bagi perempuan untuk tampil, berdaya, dan terus produktif. Ia juga mendorong semua pihak agar memahami karakteristik generasi Gen Z dan menerapkan gaya asuh yang relevan dengan kondisi kekinian.
Sementara itu, Ketua GOW PPU Hj. Andi Israwati Latief dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Ibu adalah waktu istimewa untuk mengenang perjuangan seorang ibu dalam keluarga dan masyarakat.
“Ibu adalah baby sitter dari Tuhan yang tidak pernah digaji. Kedudukannya harus dimuliakan. Peringatan ini juga menjadi pengingat peran besar ibu dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya penuh rasa hormat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, panitia juga menyerahkan tali asih berupa paket sembako kepada empat orang lansia yang mewakili para ibu hebat di PPU.
Dengan suara bergetar dan air mata yang tak tertahan, Wakil Bupati Waris Muin mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh ibu di Penajam Paser Utara.
“Tidak ada yang bisa menggantikan pengorbanan seorang ibu. Dari tangan merekalah lahir generasi masa depan. Kita berdiri di sini hari ini berkat doa dan perjuangan para ibu,” ungkapnya sambil menahan tangis.
Waris Muin menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung pemberdayaan perempuan serta penguatan keluarga sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Ibu ke-97 di PPU berjalan lancar dan sarat makna, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan menjadi pengingat betapa besar peran perempuan dalam membangun generasi yang berkualitas. (Humas 05/ IP)