Buka SD Cup V 2026, Wabup PPU Tegaskan Pembinaan Anak Sejak Usia Dini

Olahraga 12 Jan 2026
Buka SD Cup V 2026, Wabup PPU Tegaskan Pembinaan Anak Sejak Usia Dini

Penajam – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, secara resmi membuka kegiatan Liga Sepak Bola Sekolah Dasar (SD) Cup V Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun 2026 di Stadion Panglima Sentik, senin (13/1/2026).

Liga Sepak Bola SD Cup V Tahun 2026 diikuti oleh 12 tim terbaik yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, setelah sebelumnya keluar sebagai juara pada kompetisi tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris Muin menyampaikan pentingnya penguatan program pendidikan yang bersifat substantif dan berdampak langsung bagi peserta didik, khususnya di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Liga sepak bola tingkat sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membina minat dan bakat olahraga anak sejak dini, sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan persaudaraan,” ucapnya.

Menurut Wabup, kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah harus mampu memberikan manfaat nyata dan tidak sekadar bersifat seremonial. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan terkait evaluasi dan perencanaan program pendidikan daerah.

“Kegiatan seperti ini sangat baik, dan ke depan pada anggaran perubahan kita upayakan pelaksanaan Bupati Cup untuk tingkat SD dan SMP. Ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan kegiatan yang hanya seremonial, yang setelah selesai tidak meninggalkan dampak apa pun,” ujar Abdul Waris Muin.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kejujuran, serta saling menghormati sesama pemain, lawan, maupun wasit.

“Menang dan kalah adalah hal yang wajar dalam pertandingan. Namun, sikap dan karakter yang ditunjukkan di lapangan jauh lebih penting,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan agar menyiapkan nomenklatur program pembinaan SD dan SMP dalam anggaran perubahan, termasuk penguatan kegiatan keagamaan. Menurutnya, pembinaan karakter dan akidah sejak dini merupakan fondasi penting bagi masa depan anak-anak.

“Satu doa, satu ayat, atau satu hadis yang tertanam sejak kecil bisa melekat dalam ingatan anak-anak sampai mereka dewasa. Kita bisa bercermin dari pengalaman kita sendiri, keberhasilan hari ini tidak lepas dari peran orang tua dan guru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdul Waris Muin mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp50 juta per SD dan Rp50 juta per SMP untuk mendukung pembinaan siswa. Ia meminta agar usulan tersebut dilaporkan secara resmi dan disiapkan nomenklaturnya untuk dikoordinasikan bersama Badan Keuangan Daerah (BKD).

Meski mengakui adanya keterbatasan waktu dan anggaran, Wabup menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Pembinaan anak-anak berprestasi harus tetap menjadi prioritas. Kita harus mengubah pola pikir, meninggalkan kegiatan yang hanya seremonial, dan fokus pada program yang membekali anak-anak dengan ilmu dan akidah. Jangan sampai mereka lulus sekolah tetapi keluar dengan tangan kosong,” tegasnya.

Ia berharap seluruh jajaran Dinas Pendidikan, para guru, pelatih, dan pendamping dapat lebih fokus pada program-program strategis yang mampu memperbaiki citra pendidikan PPU serta melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, sehat jasmani dan rohani, serta siap menghadapi masa depan menuju Indonesia Emas. (hms7)

Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.