Sekda PPU Hadiri Haul Muassis Ponpes Bina Ul Muhajirin di Kecamatan Babulu

Sekda PPU Hadiri Haul Muassis Ponpes Bina Ul Muhajirin di Kecamatan Babulu

PENAJAM — Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Drs. H. Tohar, M.M., menghadiri peringatan Haul Muassis Pondok Pesantren Bina Ul Muhajirin yang berlangsung di Desa Rawa Mulia, Kecamatan Babulu, Rabu (17/12/2025).


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati wafatnya Almarhum KH. M. Fadlil Arif ke-21 dan Almarhumah Nyai Hj. Ratna Munzilin ke-5. Peringatan haul berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Acara diawali dengan penampilan marawis oleh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Bina Ul Muhajirin, dilanjutkan dengan lantunan shalawat Nabi serta Asmaul Husna yang menggema di lokasi kegiatan.

Dalam sambutann, Sekda PPU H. Tohar menyampaikan bahwa haul bukan sekadar mengenang wafatnya para muassis, tetapi juga menjadi momentum untuk merenungi jejak perjuangan, warisan ilmu, serta keteladanan akhlak yang telah ditanamkan oleh para pendiri Pondok Pesantren Bina Ul Muhajirin sejak berdiri pada tahun 1993 hingga saat ini.


“Walaupun secara fisik beliau telah berpindah alam, namun nilai-nilai kebaikan, perjuangan, dan pengabdian yang ditanamkan masih dapat kita rasakan dan teladani hingga hari ini,” ujar Tohar.


Pada kesempatan tersebut, Tohar juga mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga persatuan dan mempererat silaturahmi, serta bersama-sama berkontribusi dalam membangun Kabupaten Penajam Paser Utara melalui jalur pendidikan, keagamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU sangat mengapresiasi peran pondok pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.


Peringatan haul ini turut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten PPU, Forkopimda, PCNU Kabupaten PPU, Camat Babulu, Kapolsek dan Koramil Babulu, KUA Babulu, Kepala Desa Rawa Mulia, BPD Desa Rawa Mulia, pengurus Yayasan Bina Ul Muhajirin, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU, LAZISNU PPU, wali santri, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

(Humas24)

Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.