Sekda Penajam Paser Utara, Tohar pimpin agenda Rembuk Stunting Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pemerintahan 18 Apr 2024
Sekda Penajam Paser Utara, Tohar pimpin agenda Rembuk Stunting Kabupaten Penajam Paser Utara.

Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara, Tohar, memimpin rapat bersama dengan Kabid Pemerintah dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus mewakili Kepala BAPPEDA Prov Kaltim, Mispoyo, S.Pd, M.Pd melalui daring, serta bersama Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Camat, Lurah Kepala Desa, Litbang, P3P2KP. Dalam agenda Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara. Rabu (17/04/2024) bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati.

Rembuk stunting membicarakan seputar hal yang menjadi topik atau isu tertentu yang penyelesaiannya bersifat holistik, integratif, kolaboratif, maka untuk mencapai itu semua fungsi koordinatif harus di kedepankan. Koordinasi bersama dengan masyarakat, dunia usaha dan berbagai lini lainnya sehingga persoalan stunting bisa di tangani bersama.

Strategi Nasional untuk menurunkan potensi stunting yang pertama adalah prevalensi stunting, yaitu menurunkan beberapa persoalan yang memicu stunting dalam lingkup Kabupaten Penajam Paser Utara. Kedua meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga. Ketiga menjamin pemenuhan asupan gizi. Keempat memperbaiki pola asuh. Kelima meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan.

Tohar menyampaikan bahwa pengetahuan penanganan stunting harus dimulai sejak usia remaja, kelompok remaja terbesar berada di dunia pendidikan ditingkat SLTP dan SLTA, oleh karena itu diharapkan jajaran dinas pendidikan dapat memasukan pemahaman bagaimana pentingnya mencegah timbulnya stunting dalam kulikulernya.

Agenda tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama percepatan penurunan stunting tahun 2024, diharapkan dengan agenda rembuk stunting, koordinasi antara pemerintah, masyarakat beserta pihak terkait dapat membantu menurunkan prevalensi stunting di tahun 2024 dan melahirkan generasi sehat bebas stunting. Dengan begitu, generasi penerus Indonesia dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing di masa mendatang.


Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.