Asisten 1 Niko Herlambang Hadiri Rangkaian Peringatan Hari Kartini Dengan Membuka Pelatihan Tata busana dan Public Speaking
PENAJAM - Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesrejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Niko Herlambang, ST. M. Si. Menghadiri Rangkaian Peringatan Hari Kartini dan membuka Pelatihan Tata Busana dan Public Speaking. Bertempat Aula Lantai 1 Pemkab, Pada Senin Pagi (27/05/24)
Perempuan merupakan tokoh sentral yang memiliki kemampuan dan kapasitas yang luar biasa besar dalam membentuk karakter bangsa. Kemampuan ini tentunya memerlukan pondasi yang kuat serta rasa percaya diri yang tinggi. Kemampuan inilah pula yang mendasari Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, sehingga mampu memberikan perubahan tatanan kehidupan masyarakat terutama yang terkait dengan posisi kaum wanita.
Untuk itu Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencan (DP3AP2KB). Chairul R. Merangkai sedemikian rupa kegiatan ini dengan pelatihan tata busana dan public speaking.
" Kegiatan Pelatihan Tata Busana sebagai program keterampilan yang menghasilkan sumber daya manusia yg profesional dan berwawasan lingkungan yang mampu berkompetensi di tingkat nasional dan internasional. Ucapnya
Namun di luar itu Kemampuan perempuan masih dianggap dibawah laki-laki, sehingga kesempatan untuk menyerap faktor produksi juga kalah jauh dengan laki-laki. Selain itu, perempuan sangatlah rentan dengan kemiskinan dan ketidakadilan stratifikasi sosial, sehingga untuk sulit berkembang.
" Itu secara global tapi tidak dengan Kabupaten PPU. Kabupaten kita memiliki kelebihan termasuk gender Perempuan yang mana seharusnya di lakukan atau di kerjakan laki-laki, akan tetapi ini dikerjakan oleh perempuan, yah kita sebut saya Kepala dinas PUPR dan Perkim yang di Kendalikan oleh ibu Vivin. Ucap Niko
Besarnya potensi yang dimiliki oleh kaum perempuan, harus benar-benar dioptimalkan bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Untuk itu, diperlukan langkah strategis untuk merubah paradigma pembangunan sumber daya manusia yang lebih mengedepankan kesetaraan gender.
" Perempuan-perempuan saat ini sudah tampil sebagai pemikir, penganalisa dan pengambil keputusan. Kartini di zaman ini bukan hanya sebagai pengikut saja, lebih dari itu mampu memimpin pria. Sebagai perempuan tentunya Kartini sekarang tak melupakan yang sudah menjadi suratan di tangannya. Lanjutnya
Diujung sambutannya Niko juga berharap bahwa adanya momen ini memberikan dampak positif untuk perkembangan kaum perempuan yang ada di Kabupaten PPU
" Akhirnya kita semua tentu berharap, peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi momen kebangkitan kaum perempuan, untuk ikut berpartisipasi dan berusaha memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Jelas nya.
Turut hadir Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ibu Linda Romauli Siregar, Kepala Pengasuh Latsitardanus Ibu Yeni, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Ketua Dharma wanita Ibu Riawati Koriah, Unsur Forkopimda yang Diwakilkan. (Humas10)