Lemhanas RI Gelar Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Komponen Bangsa di Kabupaten PPU
PENAJAM, - Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar menyambut baik dan mengapresiasi atas terpilihnya Kabupaten PPU menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan pemantapan nilai kebangsaan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) RI yang berlangsung di Aula lantai I Kantor Setkab PPU. Senin, (13/11/2023)
Tohar mengungkapkan bahwa sejalan dengan kegiatan ini sesungguhnya dimulai dari internalisasi dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan untuk diri sendiri. Utamanya menekankan pentingnya komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pondasi kebangsaan yang harus dipegang erat.
“Komponen bangsa yang terdiri Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika sesungguhnya warisan pusaka kita, betapapun impelentasinya saat ini alhamdulillah kita punya warisan yang memang perlu kita pegang erat, dalam menjaga dan memelihara nasionalime kita sebagai warga negara Indoensia dan NKRIâ€. Ujar Tohar
Pemantapan nilai-nilai kebangsaan ini melibatkan 100 peserta, terdiri dari Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, dan Organisasi Kemasayarakatan di PPU. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, dimulai dari tanggal 13 hingga 19 November 2023.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan pemantapan nilai-nilai kebangsaan ini selain dimulai dari internalisasi dan pemahaman nilai nilai untuk kita sendiri, andaikan dari diri sendiri diantara kita merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam komunitas. Tentu semua nanti akan berjenjang menjadi komunitas yang lebih besar. Harapannya internalisasi nilai untuk diri kita sendiri nantinya akan berdampak pada implementasikan yang sesungguhnya kita lakukan sebagai impelemntasi nilai-nilai yang ada.
“ Mudah mudahan kawan-kawan kita yang sekarang menjadi peserta pemantapan nilai-nilai kebangsaan bagi komponen bangasa di Kabupaten PPU ini menjadi agent untuk bisa memperluas pemahaman itu nanti di masyarakat. Sehingga bukan hanya mereka, memang mereka sekarang yang mendapatkan apa mendapatkan pemantapan langsung, tetapi dengan mereka lewat fungsi peranan mereka nanti di masyarakat ini bisa menyebar lebih luas. Pungkas Tohar
Mayjen TNI Agus Arif Fadila, Deputi Taplai Kebangsaan Lemhanas mengatakan ini sangat relevan mengingat perkembangan lingkungan strategis di wilayah PPU dan Provinsi Kaltim, terutama dalam persiapan pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia pada tahun 2024 mendatang.
"Pemindahan Ibu Kota Negara bukan hanya untuk menjawab tantangan nasional, tetapi juga global. Pemindahan ini diharapkan dapat mendorong pemerataan akses dan pertumbuhan di seluruh wilayah Indonesia," ujar Mayjen TNI Agus Arif Fadila.
Selain itu, pemantapan nilai-nilai kebangsaan dianggap sebagai upaya yang tepat guna dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan terkait ketahanan nasional, hard skill, dan soft skill kepemimpinan. Pemantapan nilai-nilai kebangsaan ini juga menjadi tanggung jawab moral dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa dan mendukung program pemerintah di Ibu Kota Negara ketika IKN telah difungsikan sebagai pusat pemerintah negara Indonesia dengan berpegang pada empat konsesus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945. NKRi dan Bhineka Tunggal Ika.
Turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Unsur Forkopimda PPU, Kepala Kesbangpol Prov. Kaltim, jajaran OPD dilingkungan Pemrintah Kabupaten PPU. (hms13)