Technical Meeting Laporan Evaluasi Capaian Kinerja Penjabat Bupati Penajam Paser Utara Triwulan I September - Desember 2024, Bertempat di Hotel Yuan Garden Jakarta. (Rabu, 18 Desember 2024)

Pemerintahan 19 Dec 2024
Technical Meeting Laporan Evaluasi Capaian Kinerja Penjabat Bupati Penajam Paser Utara Triwulan I September - Desember 2024, Bertempat di Hotel Yuan Garden Jakarta. (Rabu, 18 Desember 2024)

Jakarta - Pj. Bupati Penajam Paser Utara, Dr. M. Zainal Arifin memimpin pelaksanaan technical meeting didampingi oleh Kepala Bapelitbang PPU dan dihadiri oleh Kepala SKPD yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Dalam rapat persiapan tersebut membahas mengenai inflasi, stunting, BUMD, layanan publik, pengangguran, kemiskinan extreme, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan dan perizinan.

Pembahasan terkait masalah inflasi dibahas mulai dari komoditas yang dominan menyumbang angka inflasi di Kab. Penajam Paser Utara, komoditas tersebut merupakan bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari - hari seperti bawang merah, bawang putih, tomat, sawi hijau, ikan bandeng dan kangkung. Pengendalian inflasi dilakukan  menggunakan strategi 4K (ketersediaan pasokan, keterjagkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

Pembahasan terkait masalah stunting , upaya yang akan dilakukan dalam percepatan penurunan stunting dengan cara pemberian PMT (pemberian makanan tambahan) dan vitamin bagi balita, peningkatan pengukuran bayi dan balita, pemberian asupan gizi ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, pendampingan dokter spesialis, perluasan cakupan air minum layak, upaya stop BABS di desa/kelurahan dan pemeriksaan calon pengantin.

Untuk BUMD Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara Tahun buku 2023 adalah 3,34 atau masuk kategori "sehat". Dibandingkan dengan tahun 2022 terdapat peningkatan nilai kinerja sebesar 0,39 poin, hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan kinerja pada aspek keuangan dan aspek operasional.

Jumlah layanan publik yang diselenggarakan oleh Pemda Penajam Paser Utara berjumlah 1.333 layanan, yang berada di OPD, Kelurahan dan UPT. Seluruh layanan tersebut juga sudah memiliki SOP. Begitu juga layanan perizinan dan non perizinan yang sudah terintegrasi satu regulasi dalam SK Kepala Daerah.

Terkait masalah pengangguran Pj. Bupati meminta kepada Kepala Disnaker agar melakukan update terhadap data tersebut.

"Saya minta kepada Kepala Disnaker untuk selalu mengupdate terhadap data pengangguran, data update terbaru perlu untuk disajikan dokumentasinya terutama terkait penempatan tenaga kerja maupun pelatihan yang berbasis kompetensi", uca Zainal.

Upaya yang telah dilakukan Pemda Penajam Paser Utara saat ini dalam mengatasi pengangguran ialah dengan menyelenggarakan job fair Tahun 2024 yang melibatkan 22 Perusahaan dengan jumlah lowongan pekerjaan sebanyak 731, pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi, pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan, dan penmpatan kerja baik peserta hasil pelatihan maupun pendaftar tenaga kerja.

Adapun terkait angka kemiskinan Kabupaten Penajam Paser Utara menurut perhitungan sementara BPS pada tahun 2024 sebesar 6,67% dengan jumlah sebanyak 10.780 jiwa.

Pj. Bupati meminta kepada Kepala Dinas Sosial untuk terus memperbaharui data kemiskinan melalui basis data tunggal.

"Kepada Kepala Dinas Sosial saya harap dapat mengoptimalkan pemanfaatan tata kelola dan pemutakhiran basis data tunggal untuk mendukung perencanaan yang akurat sehingga bantuan kepada masyarakat miskin bisa tepat sasaran" lanjut Zainal.

Untuk aspek kesehatan, data yang disajikan dalam technical meeting laporan evaluasi capaian kinerja ialah jumlah sapras kesehatan serta jumlah dokter , dokter spesialis, dan tenaga kesehatan yang berada di lingkungan Pemerintan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara. Hal yang menjadi perhatian Pj. Bupati yaitu terhadap pemenuhan SDM kesehatan yang masih terbatas.

"Hal ini perlu menjadi perhatian kita semua, terutama kepada dinkes terhadap upaya pemenuhan SDM kesehatan, perlu ada langkah² khusus seperti kerjasama dengan Universitas, perekrutan tenaga kontrak hingga pemenuhan kebutuhan pendukung bagi para dokter dan dokter spesialis", ucap Zainal.

Untuk penyerapan anggaran, masih ada 6 OPD yang memiliki serapan anggaran dibawah 70%, Zainal meminta analisa terkait hal - hal yang menjadi kendala dalam memcapai target realisasi.

"Saya meminta analisis terhadap faktor yang menjadi kendala serta langkah yang harus diambil dalam sisa waktu yang ada dalam mencapai target realisasi. Kepada Inspektorat, BKAD, Bag. Pembangunan serta Bapelitbang agar menyusun strategi dan melakukan pengawasan intens terhadap progres pencapaian realiasasi dan melaporkannya kepada pimpinan daerah secara berkala", lanjut Zainal.

Untuk kegiatan unggulan perlu ditampilkan gambar dan narasi yang berkesesuaian, seperti upaya pengurangan emisi karbon melalui konversi bahan bakar menjadi kendaraan listrik, peningkatan kualitas lingkungan melalui penghijauan dengan menanam tanaman produktif di 54 desa/kelurahan, peningkatan sapras persampahan, pembangunan study konservasi rusa sambar dan taman hutan kota yang ditumbuhi pohon kerangas, program ekonomi sirkuler sampah, upaya dukungan dan sinergi terhadap pembangunan IKN melalui water security. (hms19)




Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.