Pemkab PPU Gelar Koordinasi Pengembangan Layanan Dasar Air Bersih Melalui Integrasi Program SPAM, PAMSIMAS, dan Sekolah Inovasi Desa
Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan layanan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Hal ini ditandai dengan kegiatan koordinasi pengembangan layanan dasar air bersih melalui integrasi program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), serta Sekolah Inovasi Desa, yang dilaksanakan di Balroom Hotel Qubika Kawasan KIPP, Kecamatan Sepaku, (Minggu, 31/08/2025)
Kegiatan ini bertujuan untuk menyinergikan berbagai program lintas sektor agar pengelolaan air bersih di desa-desa dapat lebih optimal, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan adanya integrasi tersebut, pemerintah daerah berharap layanan air bersih tidak hanya terfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga mencakup aspek edukasi, partisipasi masyarakat, serta penguatan kelembagaan desa.
Air merupakan kebutuhan dasar dan ketersediaan air minum yang layak serta sanitasi yang sehat merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berkomitmen untuk terus mengembangkan SPAM maupun program Pamsimas agar seluruh masyarakat dapat memperoleh akses air minum yang aman, merata dan berkelanjutan.
SPAM yang dikeluarkan oleh PDAM memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan maupun wilayah padat penduduk, sementara Pamsimas merupakan solusi tepat bagi wilayah pedesaan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dua hal tersbut harus dikelola secara terpadu agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air minum dan sanitasi yang layak.
Bupati PPU Mudyat Noor dalam arahannya pada acara tersebut mengharapkan dengan adakanya kegiatan pengembangan SPAM dan Pamsimas akan terjadi penguatan sinergi antar pemda, pdam, desa/kelurahan dan masyarakat, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan SPAM dan Pamsimas
“Melalui rakor ini saya berharap kita dapat Menyusun strategi bersama dalam pengembangan SPAM dan Pamsimas di seluruh wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, menguatkan sinergi antara Pemerintah, PDAM, Desa/Kelurahan, serta masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sarana air minum, mendorong partisipasi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan sistem air minum dan sanitasi”, ucap Mudyat.
Lebih lanjut Mudyat mengajak seluruh peserta kegiatan untuk bersama – sama berkomitmen membangun Kabupaten Penajam Paser Utara untuk dapat menjadi semakin lebih baik, Makmur dan sejahtera.
“Kawan kawan kita semua yang ada disini, kita sama sama berkomitmen untuk membangun daerah yang kita cintai ini supaya masyarakat kita menjadi lebih baik, lebih makmur dan lebih sejahtera”, lanjut Mudyat.
Sekretaris Daerah dalam arahannya terkait sekolah inovasi desa berharap bahwa sekolah rakyat nantinya dapat berjalan dengan baik, karena sekolah rakyat merupakan sebuah peluang bagi warga masyarakat usia sekolah yang orangtuanya terkendala secara ekonomi untuk tetap bisa mendapatkan pelayanan pendidikan pada tingkat SD, SMP dan SMA.
“Untuk sekolah rakyat pemda telah menujuk satu titik tertentu tepatnya dikelurahan lawe – lawe, mudah - mudahan ini nanti bisa berjalan, ini bagian dari peluang warga kita yang kebetulan barangkali belum beruntung secara latar belakang ekonomi, karena untuk peserta didiknya memang ini di khususkan, jadi tidak ada lagi istilah anak kita, saudara kita, tetangga kita, ketika tidak sekolah dikonfirmasi tidak punya biaya, di bukakan karena kita usulkan kemarin tingkat SD, SMP dan SMA”, ucap Tohar
Sekolah Inovasi Desa diharapkan nantinya menjadi wadah pembelajaran bersama bagi desa-desa di PPU untuk mengembangkan inovasi dalam penyediaan layanan dasar, termasuk pemanfaatan teknologi dan pengelolaan berbasis masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah PPU, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Unsur SKPD dan Pejabat di Lingkungan Pemkab PPU, Direktur PDAM Danum Taka PPU, Camat se-Kabupaten PPU, Lurah dan Kepala Desa, Ketua BPD dan Ketua LPM se-Kabupaten PPU, Direktur BUMDES, dan Ketua Koperasi Merah Putih. (hms19)