Buka Musda VI Hidayatullah, Wabup PPU Dorong Sinergi untuk Membangun Masyarakat Berakhlak
Penajam — Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Hidayatullah Kabupaten PPU yang digelar di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW Hidayatullah Kaltim Ustadz Hizbullah Abdullah Said, Kepala Kantor Kemenag PPU, Ketua MUI PPU, Ketua Yayasan Hidayatullah PPU Ustadz Mursyid MS, Ketua Pembina dan Ketua DPD Hidayatullah PPU Ustadz Basri Alimuddin, serta para ustadz, tokoh masyarakat, dan peserta Musda.
Dalam sambutannya, Wabup PPU Abdul Waris Muin menegaskan bahwa Musda merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi, penyampaian laporan pertanggungjawaban, sekaligus penetapan kepengurusan baru yang akan memimpin Hidayatullah PPU selama lima tahun ke depan.
Ia berharap Musda VI Hidayatullah PPU mampu melahirkan gagasan baru yang relevan dengan dinamika masyarakat sehingga dakwah semakin kuat, pendidikan umat semakin maju, dan pelayanan sosial semakin luas manfaatnya. Pemerintah Kabupaten PPU, tegasnya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan organisasi keagamaan guna memperkuat pembangunan manusia.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Hidayatullah akan terus menjadi bagian penting dalam menjaga moral masyarakat, memperkuat akidah, serta membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berakhlak mulia.
“Jangan pernah berhenti berdoa dan berusaha. Keterbatasan bukanlah penghalang selama kita yakin, bekerja keras, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman hidup,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Timur, Ustadz Hizbullah Abdullah Said, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musda yang dinilainya sebagai bagian dari penguatan gerakan dakwah dan pendidikan Hidayatullah.Ia menilai keberadaan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan memiliki pesan spiritual yang kuat dan menandai pentingnya peran Kalimantan Timur bagi masa depan bangsa.
Hizbullah menegaskan bahwa Hidayatullah menempatkan pendidikan dan dakwah sebagai arus utama gerakan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat agar lahir generasi yang berakhlak, berilmu, mandiri, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan negara. Ia juga menyoroti peran agama sebagai perekat persatuan bangsa di tengah kemajemukan Indonesia dan mendorong agar kolaborasi antara pemerintah dan gerakan dakwah terus diperkuat.
Sementara itu, Ketua DPD Hidayatullah Kabupaten PPU, Ustadz Basri Alimuddin, S.Pd, menegaskan komitmen Hidayatullah untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyampaikan rasa syukur atas kerja sama yang baik selama ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung aktivitas dakwah serta pembinaan umat.
Basri mengatakan, kecintaan para kader dan jamaah terhadap daerah tercermin dari komitmen mereka untuk terus mengabdi di Penajam Paser Utara, meskipun memiliki peluang untuk berkarya di tempat lain. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan, termasuk jika ada pihak yang belum sempat diundang atau dihubungi, serta menegaskan bahwa hal tersebut tidak disengaja.
Usai pembukaan Musda VI Hidayatullah, kegiatan dilanjutkan dengan agenda laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Daerah kepada Dewan Pengurus Wilayah, menetapkan ketua dan anggota Dewan Pengurus Daerah, serta menetapkan keputusan-keputusan lainnya sebagai landasan gerak organisasi ke depan. (hms7)