Girimukti Festival 2026 Resmi Ditutup, Wakil Bupati PPU Apresiasi Partisipasi Masyarakat
PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin menghadiri kegiatan Tabligh Akbar sekaligus Closing Ceremony Girimukti Festival 2026 dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-44 Desa Girimukti di Lapangan Kidulan, Desa Girimukti. Senin (5/1/2026) malam.
Turut hadir Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Zulfa Mustofa, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten PPU Andi Muhammad Yusuf, Anggota DPRD Kabupaten PPU Adjie Noval Endyar, Sariman, dan John Kennedy, Camat Penajam, unsur Muspika Kecamatan Penajam, Kepala Desa Girimukti beserta jajaran perangkat desa, serta masyarakat Desa Girimukti.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian Girimukti Festival 2026 yang berlangsung sejak 31 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Desa Girimukti, panitia pelaksana, para seniman, serta seluruh masyarakat Desa Girimukti yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan festival dalam rangka hari jadi ke-44 Desa Girimukti. Inisiatif dan inovasi desa seperti ini dinilai penting untuk terus dikembangkan agar desa memiliki daya tarik dan ciri khas tersendiri.” ucapnya.
Girimukti Festival 2026 dinilai sebagai simbol desa yang percaya pada kekuatan warganya sendiri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menampilkan potensi lokal, menumbuhkan kreativitas masyarakat, serta menggerakkan perekonomian desa melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Penutupan Girimukti Festival 2026 bukanlah akhir dari semangat kebersamaan yang telah terbangun, melainkan menjadi titik awal untuk melangkah ke depan dengan energi dan semangat baru dalam memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas lingkungan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat.” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tantangan pembangunan desa ke depan akan semakin kompleks seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun demikian, Desa Girimukti diyakini mampu menjawab tantangan tersebut dan terus bergerak maju sebagai desa yang berdaya saing dan berkarakter.
“Semangat yang tumbuh selama pelaksanaan festival ini dapat menjadi energi positif untuk terus membangun Desa Girimukti yang bersih, sehat, adaptif, unggul, humanis, dan berkemajuan.” harapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ketua Umum PBNU K.H. Zulfa Mustofa, yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan kebangsaan kepada seluruh jamaah dan masyarakat yang hadir. (hms7)
