Sekda PPU Ikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Pusat-Daerah di IPDN Jatinangor

Pemerintahan 28 Oct 2025
Sekda PPU Ikuti Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Pusat-Daerah di IPDN Jatinangor

Sumedang - Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Drs. H. Tohar, M.M., bersama Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten PPU Dr. Drs. Tur Wahyu Sutrisno, M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai 26 hingga 29 Oktober 2025.

Pada hari pertama pelaksanaan, Minggu (26/10/2025), Sekda PPU bersama Kepala Bapelitbang melakukan registrasi peserta di Gedung Balairung Rudini IPDN Jatinangor, sebelum menerima penjelasan tata tertib dan pengarahan dari Kepala BPSDM Kemendagri.

Kegiatan rapat koordinasi ini bertujuan untuk menciptakan sinkronisasi program dan kegiatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sekaligus memastikan agar kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah selaras dengan program prioritas nasional.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh 1.104 peserta, terdiri dari 552 Sekretaris Daerah dan 552 Kepala Bappeda dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia. Para peserta akan menerima pembekalan dari sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PANRB, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pertanian, serta BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Drs. H. Tohar, M.M., yang juga merupakan alumni IPDN, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kabupaten PPU dalam kegiatan ini merupakan bagian penting dalam  upaya sinkronisasi atau kesesuaian sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Selebihnya, saya menilai bahwa rapat koordinasi ini  penting sebagai upaya untuk mewujudkan harmonisasi kebijakan dan program antara pemerintah pusat, kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah,” ujar Tohar.

Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam perencanaan pembangunan, agar setiap kebijakan daerah dapat berjalan searah dengan arah kebijakan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(ma/prokopim)

Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.