Wabup Abdul Waris Hadiri Pelantikan Pengurus DMI 4 Kecamatan se-Kabupaten PPU

Wabup Abdul Waris Hadiri Pelantikan Pengurus DMI 4 Kecamatan se-Kabupaten PPU

PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC-DMI) dari empat kecamatan, yakni Penajam, Waru, Babulu, dan Sepaku di Aula Lantai I, Kantor Bupati PPU. Selasa (28/10/2025).


Turut hadir Wakil Ketua II DPRD PPU Andi Muhammad Yusuf, perwakilan Forkopimda, para asisten dan kepala OPD, Kepala Kementerian Agama Kabupaten PPU, Ketua MUI PPU, Ketua PD-DMI PPU, serta pengurus PC-DMI, tokoh agama, masyarakat, dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Wabup Abdul Waris menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pengurus DMI yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diemban dapat menjadi ladang amal jariyah serta membawa berkah bagi umat.


“Semoga amanah ini menjadi dorongan untuk memperkuat peran masjid dalam kehidupan masyarakat. Melalui DMI, kita berharap tercipta sinergi antar pengurus masjid untuk saling belajar, saling menguatkan, dan bersama-sama memakmurkan rumah Allah,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia dalam berbagai program keagamaan dan sosial. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek mental dan spiritual masyarakat.


“Peran DMI sangat strategis dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berdaya saing, dan berkarakter mulia,” tambahnya.


Dalam kesempatan itu, Wabup juga berbagi pengalaman pribadi yang menjadi pesan moral bagi seluruh pengurus DMI.


“Izinkan saya berbagi sedikit pengalaman. Di kampung halaman saya, sudah bertahun-tahun pengurus masjid tidak berkomunikasi dengan baik, bahkan ada yang saling cemburu satu sama lain. Hal seperti ini jangan sampai terjadi di Penajam Paser Utara,” tutur Waris.


Ia mengimbau para pengurus DMI agar membangun komunikasi yang baik, menghindari sikap iri, dan menjaga semangat kebersamaan.


“Masjid adalah milik umat, bukan milik pribadi. Mari kita berinovasi agar masyarakat semakin mencintai masjid. Bahkan hal sederhana seperti doa muazin sebelum azan, ‘Ya Allah, bimbinglah semua yang mendengar panggilan ini untuk datang berjamaah ke masjid,’ bisa menjadi kekuatan spiritual yang luar biasa bila dilakukan dengan ikhlas,” ujarnya.


Menurutnya, menjadi imam, muazin, maupun pengurus masjid adalah panggilan hati, bukan karena imbalan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada rasa iri di antara sesama pengurus.


“Mari kita dukung dan doakan agar semua yang mengabdi di masjid diberikan keikhlasan dan kekuatan,” pesan Wabup.


Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara, Drs. H. Muhammad Syahrir, M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam menjaga kemakmuran masjid sekaligus memperkuat ketahanan umat terhadap pengaruh paham keagamaan yang menyimpang. Ia mengingatkan bahwa Kabupaten PPU sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) memiliki potensi besar terhadap masuknya berbagai aliran luar.


“Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara DMI, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan umat,” ungkapnya.


Selain itu, Syahrir juga menyoroti masih minimnya sertifikasi tanah masjid dan mushola di wilayah PPU. Ia mengimbau agar seluruh pengurus DMI turut mendorong proses sertifikasi wakaf dan registrasi masjid melalui Sistem Informasi Masjid (SIMAS), sehingga setiap rumah ibadah memiliki legalitas dan data yang jelas.


Sementara Ketua Umum PD-DMI Kabupaten PPU, KH. M. Rifa’i Remba, Lc., M.Is., menyampaikan bahwa sejak awal pengukuhan DMI Kabupaten hingga pelantikan pengurus empat kecamatan kali ini, seluruh kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan penuh Pemerintah Daerah. 


Ia menegaskan komitmen DMI untuk mendukung program Bupati di bidang kemasjidan, terutama dalam pembangunan nonfisik seperti pengaturan jadwal khotbah, pembinaan kajian, dan pemberdayaan ekonomi umat.


“Insyaallah DMI akan berkontribusi dan konsisten dalam memakmurkan masjid, bukan hanya secara fisik, tetapi juga melalui pembinaan dan kegiatan keumatan,” ujarnya.


Rifa’i juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap aliran yang menyimpang serta mengapresiasi langkah cepat MUI dan aparat keamanan dalam mencegah penyebarannya di wilayah PPU. Ia berharap sinergi antara DMI, MUI, dan pemerintah terus diperkuat agar masjid tetap menjadi pusat pembinaan umat yang sejuk, terbuka, dan berakhlakul karimah.


Di akhir acara, suasana penuh kebersamaan dan semangat pengabdian tampak mewarnai kegiatan pelantikan. Para pengurus DMI yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemakmuran masjid dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (hms7)

Bagikan: Facebook X LinkedIn
Berita terkait
Tinggalkan Komentar
Komentar akan tayang setelah disetujui admin.