Menyepi Sejenak di Pantai Gelora, Pesona Tenang di Pesisir Penajam Paser Utara
Perjalanan menelusuri destinasi wisata yang menenangkan di Kabupaten Penajam Paser Utara kembali berlanjut. Pada Selasa, 6 Januari 2026, penulis mengendarai sepeda motor menyusuri jalan provinsi sejauh kurang lebih 23 kilometer dari pusat kota. Perjalanan yang memakan waktu sekitar 40 menit tersebut terasa menyenangkan, seiring bentangan alam yang menemani sepanjang jalan.
Kabupaten Penajam Paser Utara dikenal memiliki garis pantai yang panjang, diperkirakan mencapai 272 kilometer. Di antara deretan pantai tersebut, Pantai Tanjung Jumlai menjadi yang paling populer dengan hamparan pasir khas sepanjang sekitar 15 kilometer dan panorama laut yang menjadikannya ikon wisata bahari daerah. Namun, di balik popularitas itu, masih ada pantai-pantai lain yang menyimpan pesona ketenangan.
Salah satunya adalah Pantai Gelora, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Desa Api-Api, Kecamatan Waru. Pantai ini menawarkan suasana yang jauh dari keramaian, dengan pemandangan laut yang luas serta hamparan pohon bakau yang menambah kesan alami.
Dahulu, area ini merupakan lahan kosong yang perlahan di kembangkan oleh Masyarakat menjadi ruang terbuka untuk kegiatan edukasi, sosial, dan kampanye lingkungan dalam rangka mendukung program kampung iklim ( ProKlim). Kini Pantai Gelora menjadi symbol ketahanan ekologi dan semangat kolaboratif warga Desa Api-Api.
Perjalanan menuju Pantai Gelora juga memiliki cerita tersendiri, di mana sepanjang jalan penulis menjumpai para penjual buah sawo, buah khas daerah yang hampir selalu tersedia setiap tahunnya dan gula aren kerap dijadikan buah tangan oleh para pelintas.
Setibanya di lokasi, Pantai Gelora sekilas tampak sederhana. Namun, ketika sore mulai menjelang, keindahan pantai ini terasa semakin nyata. Hembusan angin laut membawa udara segar, sementara suara ombak menjadi irama alam yang menenangkan.
Daya tarik utama pantai ini adalah dermaga kayu sepanjang sekitar 250 meter yang menjorok ke laut. Dermaga tersebut menjadi ikon Pantai Gelora, menawarkan sensasi berjalan di atas air sekaligus spot foto yang memikat.
Langkah demi langkah menyusuri dermaga panjang itu, penulis merasakan pengalaman yang berbeda—sebuah keheningan yang jarang ditemui di tempat wisata ramai. Di kejauhan, terlihat aktivitas warga yang memancing dan bagang penangkap ikan, mencerminkan kehidupan maritim masyarakat setempat yang masih berjalan berdampingan dengan alam.
Pantai Gelora bukan sekadar tempat menikmati pemandangan, tetapi juga ruang untuk merenung. Menyusuri tepian pantai dan jalan setapak yang dikelilingi hutan bakau, penulis menemukan ketenangan dan sudut pandang baru tentang arti kesederhanaan. Deburan ombak, semilir angin, dan bentangan laut luas seakan mengajak untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang padat.
Di tengah dunia yang serba cepat, Pantai Gelora hadir sebagai pengingat akan pentingnya meluangkan waktu untuk menikmati keindahan sederhana di sekitar kita. Sebuah pengalaman tak terlupakan yang menjadikan pantai ini layak untuk dikunjungi bagi siapa pun yang mencari ketenangan di pesisir Penajam Paser Utara.